Alasan turnover karyawan tinggi

Apa yang menyebabkan turnover karyawan tinggi

Cara menangani sebuah konflik karyawan

Bagaimana cara menangani sebuah konflik karyawan yang muncul di perusahaan?

Mengenal Leaderless Group Discussion

Apa itu Leaderless Group Discussion? Yuk kenali lebih dekat

Apa itu Personality Mirroring?

Apa sih yang dimaksud Personality Mirorring? Yuk kenali lebih dekat

5 fakta tentang CPNS

Berikut ini 5 fakta tentang CPNS, yuk simak

Promotional GaraMedia>>> Rumah dikontrakkan di perumahan mutiara residence no c5. Bantul, info lebih lanjut : 081802732747 (Mbak Lucky)** STIE NUSA MEGARKENCANA YOGYAKARTA membuka pendaftaran mahasiswa baru secara online : http//bit.ly/pmbstienus Program studi pilihan Akuntansi dan Manajemen sudah terakreditasi "B" Prodi maupun Institusi, alamat kampus JL. AM.Sangaji no 49-51 Yogyakarta ** Bingung olah data buat skripsi? Langsung aja cuss ke Bengkel olah data,info lebih lanjut hubungi : 08174100387 ** Mau iklanmu dimuat di GaraMedia? Email aja ke garamediaindonesia@gmail.com ** Harga promosi : Iklan Baris :Rp 20.000/bulan, Iklan Banner: Rp 50.000/Bulan**
Link Banner

Larangan bagi peserta tes CPNS dalam SKD


 Seleksi Calon Pegawai Negeri tahun anggaran 2021 telah memasuki masa sanggah. Garamin mengucapkan selamat kepada kamu yang Lulus dalam seleksi administrasi, persiapkan dengan baik untuk menghadapi tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD). 

Pelaksanaan tes SKD kalau berdasarkan jadwal yang ditetapkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Tim Panitia Seleksi Nasional CPNS ( Panselnas) dimulai tanggal 24 Agustus 2021 sampai dengan 4 Oktober. Tak ada salahnya kamu mengenali hal-hal apa yang dilarang oleh panitia di saat pelaksanaan tes SKD. Yuk simak

1. Memakai ikat pinggang

Pada saat memasuki ruangan ujian SKD, peserta dilarang memakai ikat pinggang, jadi Garamin kasih saran agar kamu memakai celana yang benar-benar pas dengan perutmu, jangan menggunakan celana yang kegedean karena ditakutkan melorot. Upps... tapi panitia menyediakan tali rafia sebagai pengganti ikat pinggang kalau celanamu memiliki potensi untuk melorot.


2. Memakai jam tangan

Seperti halnya ikat pinggang, jam tangan pun harus dilepas oleh peserta pada saat memasuki ruangan tes SKD. Kenapa kok jam tangan ikut dilepas? Jam tangan sekarang ini canggih-canggih bahkan ada yang terkoneksi internet dan telepon selular sehingga ditakutkan peserta akan curang.


3. Perhiasan termasuk cicin nikah

Semua perhiasan yang melekat di tubuh peserta wajib dilepas, termasuk cicin nikah bagi peserta ujian yang sudah menikah. Kalau boleh Garamin kasih saran, mendingan kamu lepas semua perhiasan di rumah agar perhiasanmu aman, gak usah deh pakai perhiasan waktu ujian SKD.


4. Membawa alat tulis

Panitia juga melarang peserta untuk membawa alat tulis sendiri ketika di ruangan, apapun wujudnya. Tapi kamu jangan khawatir, panitia telah menyediakan alat tulis dan juga kertas untuk corat-coret di dalam ruangan.


5. Terlambat datang ke lokasi ujian

Aturan seleksi CPNS benar-benar ketat termasuk dalam hal toleransi keterlambatan peserta yang datang ke lokasi tes. Istilah kerennya "Tiada Maaf" buat peserta yang datang terlambat. Kamu harus bisa menghitung jam berapa kamu harus berangkat dari rumah dan sampai ke lokasi tes. Disarankan paling telat, kamu sudah harus berada di lokasi tes 45 menit sebelum tes SKD dimulai.


6. Memakai Joki atau peserta pengganti

Menggunakan jasa joki atau peserta pengganti juga dilarang, bahkan sanksi nya tidak maen-maen. Kamu bisa kena sanksi pidana juga, dan paling ringan adalah kamu kena blacklist dari BKN sehingga bisa dipastikan cita-citamu sebagai ASN ataupun PNS harus kandas.

Oiya sekedar berbagi pengalaman, ketika mengisi daftar hadir, panitia akan mencocokkan wajahmu dengan foto peserta yang tertera di dalam kartu ujian dan menggunakan scan wajah, sehingga potensi kecurangan dengan menggunakan joki ataupun peserta pengganti dapat dicegah. So, kamu harus percaya diri dengan kemampuanmu sendiri.


7. Membawa smartphone, telpon genggam, dan alat komunikasi lainnya.

Membawa Smartphone atau alat komunikasi ke ruang ujian adalah hal utama yang dilarang oleh panitia yang harus dipatuhi oleh peserta ujian.  Jadi lebih baik simpan smartphonemu di dalam tas atau dititipkan ke meja penitipan barang yang dijaga oleh panitia.


Oiya, sebelum memasuki ruangan ujian, kamu wajib untuk body checking terlebih dahulu yang dilakukan oleh Panitia, eits..tapi tenang.. peserta perempuan dicek oleh panitia perempuan, dan peserta laki-laki akan dicek oleh panitia laki-laki. Jadi, kamu benar-benar seteril dari benda-benda yang tidak dibutuhkan ketika tes berlangsung. Jangan menimbulkan rasa curiga panitia, karena kalau ketahuan kamu membawa sesuatu di ruangan ujian, kamu bisa dikeluarkan dan dinyatakan GUGUR.

Tips :

Garamin sarankan kamu membawa tas ransel sehingga barang-barangmu ( dompet,kunci kendaraan,kunci rumah,jam tangan, perhiasan termasuk cincin nikah, ikat pinggang, dan Smartphone) bisa kamu masukkan ke dalam tas ranselmu. Karena kalau kamu tidak bawa tas ransel, maka barang-barangmu hanya akan ditaruh ke dalam plastik yang disediakan oleh panitia, sehingga resiko kehilangan pun akan besar. 

Jangan lupa bawa masker cadangan, kalau mau pakai faceshield juga dipersilahkan. Pakailah kemeja putih lengan panjang. Dan jangan lupa asupan gizi sebelum berangkat ke lokasi tes karena durasi tes mulai dari mengisi daftar hadir sampai masuk ruangan bisa berlangsung 1- 1,5 jam.


Penulis : Galih Satria Hutama

Editor : Garamin

Penyebab gagal administrasi pada tes CPNS


Pendaftaran CPNS tahun 2021 telah dibuka, menurut Garamin tahun ini minat pendaftatan akan mengalami peningkatan mengingat pandemi virus Covid-19 yang terus menghajar ekonomi Indonesia yang berakibat beberapa perusahaan melakukan perampingan SDM.

Nah, berdasarkan pengalamanku ketika ikut seleksi CPNS tahun lalu hampir 5% dari total peserta pada tahun kemarin yang gagal pada seleksi administrasi.

Berikut ini adalah beberapa penyebab gagal administrasi pada tes seleksi CPNS.

1. Perbedaan nama

Pertama yang sering menyebabkan peserta gagal dalam seleksi adminsitrasi dikarenakan perbedaan nama yang tertera dalam e-ktp dengan ijasah maupun Akta kelahiran. Oleh sebab itu, mohon dicek kembali nama yang benar mengacu pada akta kelahiran. Kalau terdapat perbedaan, kamu bisa merevisi kesalahan nama dalam KTP ke Dinas Catatan dan Kependudukan Sipil setempat.

2. Perbedaan Tanggal lahir

Kemudian perbedaan tanggal lahir akibat mungkin kesalahan pencatatan sipil. Untuk mengatasinya, kamu bisa memperbaikinya ke Dinas Catatan dan Kependudukan Sipil setempat.

3. Akreditasi kampus yang tidak sesuai syarat

Ada lagi yang banyak gagal administrasi karena akreditasi kampus berbeda dengan syarat yang dikeluarkan instansi. Misalkan Akreditasi kampusmu C ternyata yang disyaratkan oleh instansi adalah B. Jadi, secara otomatis kamu akan mengalami kegagalan administrasi.

4. Akreditasi kampus yang sudah habis

Seperti diketahui bahwa akreditasi kampus hanya berjangka 5 tahun saja kemudian akan diperpanjang oleh kampus kembali. Nah, banyak kasus peserta gagal administrasi dikarenakan ternyata akreditasi kampus yang ternyata telah habis atau dalam fase pengajuan akreditasi kembali pada saat ijasah dikeluarkan. Sebab itu, sebelum kamu mengupload dokumen ada baiknya cek dulu masa akreditasi kampus. Coba tanyakan ke kampus terkait masa akreditasinya.

5. Perbedaan jurusan dengan persyaratan administrasi

Selanjutnya, hal yang sering menyebabkan kegagalan administrasi adalah perbedaan jurusan antara jurusan yang kamu ambil pada waktu kuliah dengan persyaratan administrasi yang ditetapkan oleh institusi yang kamu lamar. Untuk mencegah agar hal-hal berikut ini terjadi ke kamu, kamu bisa tanyakan ke helpdesk dari instansi yang akan kamu lamar dahulu atau bisa tanya BKN sebelum kamu melamar.

6. Pas foto dan swafoto

Hal ini mungkin terbilang remeh, tapi bisa fatal. Yap, ketika mendaftar di situs SSCN, kamu diminta untuk mengupload pas foto dan swafoto. Ingat, yang diminta adalah pas foto dengan background warna merah dan juga swafoto dengan memegang e-ktp dan bukti pendaftaran.

Mungkin aku hanya bisa memberikan 6 penyebab gagal administrasi meskipun masih banyak faktor yang bikin kamu gagal administrasi pada tes seleksi CPNS. Intinya, kamu wajib mencermati persyaratan dari instansi, persyaratan dari BKN, baca dengan baik dan teliti, hati-hati dalam melakukan upload dokumen, dan jangan keburu-buru. Semoga kamu yang baca artikel ini lolos seleksi CPNS yah


Kontributor
Galih Satria Hutama
CPNS 2019 instansi Sekjen Komisi Pemilihan Umum



 

CPNS KPU se-Kalimantan Tengah mulai latsar CPNS 2021


Sebanyak 24 CPNS kpu se- kalteng mulai memasuki masa prajabatan berupa latsar atau pelatihan dasar on campus bagi CPNS secara daring. Hal ini dikarenakan masih berlangsungnya masa PPKM yang ditetapkan oleh pemerintah pusat sehingga latsar cpns tahun ini dilaksanakan secara blending atau metode pelatihan campuran antara daring dan tatap muka yang telah ditetapkan oleh LAN RI (Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia) dan berlangsung selama kurang lebih 90 hari (3 bulan).


Untuk CPNS KPU sendiri terdiri dari 2 gelombang, gelombang pertama untuk CPNS golongan 3 yang berjumlah 20 orang, gelombang 2 untuk CPNS golongan 2. Sedangkan 1 cpns sudah mengikuti latsar sebelumnya dikarenakan akan melahirkan.


Menurut jadwal, latsar on campus secara daring ini akan berlangsung selama 30 hari. Setelah itu, Cpns akan kembali off campus dan bekerja seperti biasa di satuan kerja masing-masing untuk masa aktualisasi, dimana pada masa aktualisasi ini CPNS diwajibkan membuat makalah yang nantinya akan dipresentasikan secara langsung didepan widyaiswara. Kemudian, cpns akan dikumpulkan di balai pengembangan sdm provinsi kalteng di Kota Palangka Raya untuk presentasi sekaligus penutupan masa latsar cpns 2021 ini.


Menurut Danny Adityo, CPNS KPU Lamandau, latsar tahun ini merupakan latsar pertama kali diadakan secara daring, walaupun dilakukan secara daring, kami tetap mengikuti dengan keseriusan agar bisa lulus dan dilantik menjadi PNS sepenuhnya.

Danny Adityo CPNS KPU Kabupaten Lamandau mengikuti latsar secara online

Senada dengan Danny, Fauji Rahman Kasubag Umum KPU Kabupaten Lamandau mengapresiasi terobosan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia ( LAN RI) yang merancang latsar dengan metode blending learning ( campuran antara daring dan tatap muka) di tengah masih merebaknya pandemi virus Covid-19 di Indonesia. Fauji Rahman juga mengapresiasi bagian SDM dan Organisasi KPU Provinsi Kalimantan Tengah yang telah memperjuangkan para CPNS KPU se- Kalimantan Tengah ini agar mengikuti Latsar pada gelombang awal mengingat di Kalimantan Tengah ini pada tahun 2021 terdapat kurang lebih 1000 CPNS yang juga wajib mengikuti Latsar CPNS agar bisa menjadi PNS ketika dinyatakan lulus.

Sekedar informasi, untuk menjadi PNS, para CPNS ini wajib mengikuti dan lulus Latihan Dasar ( Latsar). Pada masa CPNS, CPNS hanya diberikan gaji dan tunjangan kinerja sebesar 80% sesuai dengan golongan dan masa kerjanya. Agar dapat mendapatakan gaji dan tunjangan kinerja 100%, seorang CPNS harus lulus pada latihan dasar CPNS ( Latasar CPNS).



Kontributor : Galih Satria Hutama