Alasan turnover karyawan tinggi

Apa yang menyebabkan turnover karyawan tinggi

Cara menangani sebuah konflik karyawan

Bagaimana cara menangani sebuah konflik karyawan yang muncul di perusahaan?

Mengenal Leaderless Group Discussion

Apa itu Leaderless Group Discussion? Yuk kenali lebih dekat

Apa itu Personality Mirroring?

Apa sih yang dimaksud Personality Mirorring? Yuk kenali lebih dekat

5 fakta tentang CPNS

Berikut ini 5 fakta tentang CPNS, yuk simak

Promotional GaraMedia>>> Rumah dikontrakkan di perumahan mutiara residence no c5. Bantul, info lebih lanjut : 081802732747 (Mbak Lucky)** STIE NUSA MEGARKENCANA YOGYAKARTA membuka pendaftaran mahasiswa baru secara online : http//bit.ly/pmbstienus Program studi pilihan Akuntansi dan Manajemen sudah terakreditasi "B" Prodi maupun Institusi, alamat kampus JL. AM.Sangaji no 49-51 Yogyakarta ** Bingung olah data buat skripsi? Langsung aja cuss ke Bengkel olah data,info lebih lanjut hubungi : 08174100387 ** Mau iklanmu dimuat di GaraMedia? Email aja ke garamediaindonesia@gmail.com ** Harga promosi : Iklan Baris :Rp 20.000/bulan, Iklan Banner: Rp 50.000/Bulan**
Link Banner

Persiapan menghadapi Tes Seleksi Kompetensi Bidang untuk CPNS


 Garamin tahu kamu yang telah mengikuti tes seleksi kompetensi dasar (SKD) pasti sedang dag-dig-dug menunggu pengumuman hasil apakah kamu masuk kedalam tahap SKB atau enggak. Walau begitu, gak ada salahnya kamu mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi tes seleksi kompetensi bidang.

Apa yang harus dipersiapkan?


1. Fisik yang prima

Persiapan yang pertama adalah kamu harus benar-benar menjaga kesehatan dan kebugaran tubuhmu. Kenapa itu penting? karena didalam tes selanjutnya,yakni tes SKB terdapat berbagai macam tes yang mungkin dapat menguras energi dan membutuhkan stamina yang benar-benar fit.

Ada di beberapa instansi yang menambahkan tes kebugaran jasmani di dalam rangkaian pelaksanaan tes SKB. Sudah tentu dalam menghadapinya dibutuhkan stamina yang fit.

Salah satu menjaga kebugaran jasmani untuk persiapan tes SKB adalah tidur dengan waktu yang cukup, makan yang bergizi, kurangi dulu rokok,alkohol,dan makanan-minuman yang dapat mengganggu kebugaran jasmanimu, serta tenangkan pikiran dan hati dari hal-hal yang dapat memicu stress yang bisa mengganggu konsentrasimu dalam menghadapi tes SKB.


2. Pelajari bidang ilmu untuk posisi yang kamu pilih

Persiapan yang kedua adalah kamu harus benar-benar belajar,memahami,dan mengetahui secara mendalam mengenai posisi kerja yang kamu pilih pada saat pendaftaran kemarin. Tipe soal dalam tes SKB berbeda dengan tes SKD yang telah kamu hadapi. Tipe soal dalam tes SKB sudah mulai memasuki ranah dari bidang ilmu untuk posisi-posisi yang tersedia.

Misalkan kamu memilih Analis Keuangan APBN, maka kamu harus mempelajari tuh mengenai APBN, dasar hukum pengelolaan APBN, dan juga pengelolaan keuangan dan perpajakan di Indonesia.

Selain itu, pelajari juga soal-soal psikotes. Terkadang ada instansi yang menambahkan tes psikologi didalam rangkaian tes Seleksi Kompetensi Bidang.


3. Simpan kartu peserta ujian SKD

Yang ketiga, simpanlah kartu peserta ujian SKD dengan baik, jangan dibuang setelah kamu selesai mengikuti ujian SKD, karena nantinya kartu peserta ujian tersebut dipakai juga pada saat tes SKB. Kalau misalkan sudah terlanjur terbuang, maka kamu bisa print ulang kartu peserta tersebut dari portal SSCASN.


4. Berdoa dan meminta restu kedua orang tua

Yang keempat, jangan lupa untuk berdoa dan meminta restu kedua orang tua sebelum berangkat ujian SKB. Buat kamu yang beragama islam, coba deh mulai sekarang sholat tahajud dan perbanyak sedekah, insya alloh akan membantumu. Jangan lupa minta didoakan oleh orang tua agar kamu diberikan kemudahan dalam mengerjakan soal, dan diberi keberuntungan.

Kenapa kok doanya diberikan keberuntungan?yaps, faktor luck (keberuntungan) juga berperan penting dalam kesuksesanmu. Tentu saja faktor luck didapatkan dari doa dan ibadah yang kamu panjatkan kepada Yang Mahasa Kuasa.


5. Jangan berpatokan pada Field Report ( bocoran soal ujian)

Kebanyakan dari peserta ujian SKB adalah menunggu Field Report (FR) atau bocoran soal ujian di lapangan untuk mengetahui materi apa saja yang keluar dalam ujian. Hal tersebut diperbolehkan, tapi mendingan kamu jangan terlalu berpatokan pada bocoran soal yang telah menyebar di jejaring sosial. Kenapa? karena seperti kita ketahui, panitia seleksi CPNS memiliki puluhan jenis tipe soal, sehingga sedikit sekali kemungkinannya kamu mendapatkan tipe soal yang sama dengan field report tersebut. Bisa jadi kamu mendapatkan tipe soal yang semua materinya merupakan materi umum (hal-hal yang tidak terlalu mendetail), atau bahkan bisa jadi kamu mendapatkan soal yang berisi materi bidang ilmu yang detail.


Nah itulah persiapan-persiapan sebelum menghadapu tes seleksi kompetensi bidang pada tes CPNS tahun ini. Semoga kamu yang baca artikel ini lolos menjadi PNS yah..


Penulis : Galih Satria Hutama


Hal yang harus kamu ketahui dalam tes SKD


Saat ini sampai dengan pertengahan bulan Oktober 2021,seleksi calon ASN dan PPPK telah memasuki tes SKD atau Seleksi Kemampuan Dasar. Semua peserta tes pasti ingin lolos dan maju ke tahap selanjutnya. 

Dalam pelaksanaan tes SKD ini terdapat hal-hal yang mungkin kamu belum tahu, apa saja itu? Yuk simak.

1. Lolos Passing Grade belum tentu lolos ketahap selanjutnya

Hal yang harus kamu ketahui yang pertama adalah lolos passing grade belum tentu lolos ketahap selanjutnya. Yap, hal ini dikarenakan hanya diambil maksimal 3x formasi dari formasi yang dibutuhkan. Misalkan, formasi yang kamu pilih terdapat 10 kuota, maka jumlah peserta yang dapat melaju ke tahap tes selanjutnya paling banyak 30 peserta saja,yakni peserta dengan nilai SKD tertinggi. Bayangin aja andaikan jumlah peserta yang lolos passing grade 40 peserta, maka yang 10 peserta dipastikan tidak dapat lanjut ke tes berikutnya.


2. Dalam tes SKD terdapat 10 jenis tipe soal secara acak

Hal yang harus kamu ketahui berikutnya adalah, di dalam tes SKD terdapat 10 jenis tipe soal yang dilakukan secara acak. Kamu bisa mendapatkan soal yang terdapat banyak hitung-hitungan, atau kamu bisa juga mendapatkan soal yang terdapat jenis soal logika. Soal-soal tersebut merupakan sebuah mysteri box buat kamu, so kamu harus banyak-banyak berlatih soal-soal cpns kalau perlu kamu mengikuti Tryout soal-soal CPNS agar kamu tahu familier terhadap soal-soal SKD.


3. Nilai SKD tinggi bisa jadi gagal karena head to head

Hal yang harus kamu ketahui berikutnya adalah, bisa saja nilai SKD tinggi tapi gagal lolos ke tahap selanjutnya? lha kok bisa??

Kasus ini terjadi andaikata terdapat satu pesaing dengan total nilai jumlah yang sama dengan kamu tapi unggul secara head to head. Apa maksudnya?

Yap, dalam kriteria kelulusan SKD apabila terdapat nilai yang sama jumlahnya, maka yang akan dibandingkan pertama adalah nilai dari TKP (Tes Karakteristik Pribadi), apabila nilai TKP masih sama besar maka kemudian yang dibandingkan adalah nilai TIU ( Tes Intelegensi Umum), apabila masih sama lagi, maka nilai TWK nya yang akan dibandingkan.

Contoh :

Galih mendapatkan nilai TWK : 100, TIU 125, TKP 190  dengan nilai total 415

Satria mendapatkan nilai TWK 105, TIU 125, TKP  185 dengan nilai total 415

jika menggunakan kriteria kelulusan SKD tersebut, maka yang lolos ke tahap selanjutnya adalah Galih, dikarenakan Galih unggul di nilai TKP daripada Satria.


4. Terkadang terdapat nilai bonus dalam soal SKD

Hal yang jarang diketahui juga adalah adanya bonus dalam soal SKD, mungkin nanti kamu akan berhadapan dengan soal yang tidak ada jawabannya. Kalau kamu menjumpai soal tersebut gak usah panik, mungkin saja itu merupakan soal bonus buat kamu. Pastikan kamu menjawab seluruh soal yang diujikan pada tes SKD yah..jangan sampai ada yang kosong. Selain itu berdoa agar kamu dimudahkan untuk mengerjakan soal di tes SKD, kalau beruntung kamu akan mendapatkan soal bonus tersebut.


5. Terdapat soal hitungan yang cara menjawabnya menggunakan logika

Hal yang harus kamu ketahui juga, tidak semua soal hitungan bisa diselesaikan secara matematika dan menggunakan rumus yang njlimet. Terkadang kamu akan mendapatkan soal matematika tapi cara penyelesaiannya menggunakan logika berpikir bukan dengan rumus-rumus matematis pada umumnya. Hal ini untuk mempersingkat waktu menjawab, mengingat kamu hanya diberi waktu 90 menit untuk dapat menyelesaikan 100 soal SKD, maka kalau di rata-rata 1 soal membutuhkan waktu sekitar 0,9 menit yah sekitar 40-50 detik saja. Kamu harus benar-benar cermat dan teliti membaca soalnya.


6. Terdapat soal bahasa Indonesia yang panjang tapi sebetulnya jawabannya sudah ada di kalimat tersebut

Hal yang harus kamu ketahui berikutnya adalah soal bahasa Indonesia yang kadang terdapat kalimat yang panjang dan bikin kamu males untuk membaca semua, tetapi jawaban yang ada dalam pertanyaan tersebut sudah ada dalam sebuah kalimat yang panjang tadi. Lagi-lagi kamu harus membaca soal dengan cermat dan teliti agar kamu menemukan sebuah jawaban dari pertanyaan tersebut. Trik nya ketika kamu menjumpai soal bahasa Indonesia yang panjang seperti ini adalah baca dulu pertanyaannya agar kamu lebih mudah untuk menemukan jawabannya dalam soal yang panjang tadi.


Nah itulah beberapa hal yang kamu harus kamu ketahui dalam tes SKD. Semoga bermanfaat


Penulis : Galih Satria Hutama

Larangan bagi peserta tes CPNS dalam SKD


 Seleksi Calon Pegawai Negeri tahun anggaran 2021 telah memasuki masa sanggah. Garamin mengucapkan selamat kepada kamu yang Lulus dalam seleksi administrasi, persiapkan dengan baik untuk menghadapi tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD). 

Pelaksanaan tes SKD kalau berdasarkan jadwal yang ditetapkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Tim Panitia Seleksi Nasional CPNS ( Panselnas) dimulai tanggal 24 Agustus 2021 sampai dengan 4 Oktober. Tak ada salahnya kamu mengenali hal-hal apa yang dilarang oleh panitia di saat pelaksanaan tes SKD. Yuk simak

1. Memakai ikat pinggang

Pada saat memasuki ruangan ujian SKD, peserta dilarang memakai ikat pinggang, jadi Garamin kasih saran agar kamu memakai celana yang benar-benar pas dengan perutmu, jangan menggunakan celana yang kegedean karena ditakutkan melorot. Upps... tapi panitia menyediakan tali rafia sebagai pengganti ikat pinggang kalau celanamu memiliki potensi untuk melorot.


2. Memakai jam tangan

Seperti halnya ikat pinggang, jam tangan pun harus dilepas oleh peserta pada saat memasuki ruangan tes SKD. Kenapa kok jam tangan ikut dilepas? Jam tangan sekarang ini canggih-canggih bahkan ada yang terkoneksi internet dan telepon selular sehingga ditakutkan peserta akan curang.


3. Perhiasan termasuk cicin nikah

Semua perhiasan yang melekat di tubuh peserta wajib dilepas, termasuk cicin nikah bagi peserta ujian yang sudah menikah. Kalau boleh Garamin kasih saran, mendingan kamu lepas semua perhiasan di rumah agar perhiasanmu aman, gak usah deh pakai perhiasan waktu ujian SKD.


4. Membawa alat tulis

Panitia juga melarang peserta untuk membawa alat tulis sendiri ketika di ruangan, apapun wujudnya. Tapi kamu jangan khawatir, panitia telah menyediakan alat tulis dan juga kertas untuk corat-coret di dalam ruangan.


5. Terlambat datang ke lokasi ujian

Aturan seleksi CPNS benar-benar ketat termasuk dalam hal toleransi keterlambatan peserta yang datang ke lokasi tes. Istilah kerennya "Tiada Maaf" buat peserta yang datang terlambat. Kamu harus bisa menghitung jam berapa kamu harus berangkat dari rumah dan sampai ke lokasi tes. Disarankan paling telat, kamu sudah harus berada di lokasi tes 45 menit sebelum tes SKD dimulai.


6. Memakai Joki atau peserta pengganti

Menggunakan jasa joki atau peserta pengganti juga dilarang, bahkan sanksi nya tidak maen-maen. Kamu bisa kena sanksi pidana juga, dan paling ringan adalah kamu kena blacklist dari BKN sehingga bisa dipastikan cita-citamu sebagai ASN ataupun PNS harus kandas.

Oiya sekedar berbagi pengalaman, ketika mengisi daftar hadir, panitia akan mencocokkan wajahmu dengan foto peserta yang tertera di dalam kartu ujian dan menggunakan scan wajah, sehingga potensi kecurangan dengan menggunakan joki ataupun peserta pengganti dapat dicegah. So, kamu harus percaya diri dengan kemampuanmu sendiri.


7. Membawa smartphone, telpon genggam, dan alat komunikasi lainnya.

Membawa Smartphone atau alat komunikasi ke ruang ujian adalah hal utama yang dilarang oleh panitia yang harus dipatuhi oleh peserta ujian.  Jadi lebih baik simpan smartphonemu di dalam tas atau dititipkan ke meja penitipan barang yang dijaga oleh panitia.


Oiya, sebelum memasuki ruangan ujian, kamu wajib untuk body checking terlebih dahulu yang dilakukan oleh Panitia, eits..tapi tenang.. peserta perempuan dicek oleh panitia perempuan, dan peserta laki-laki akan dicek oleh panitia laki-laki. Jadi, kamu benar-benar seteril dari benda-benda yang tidak dibutuhkan ketika tes berlangsung. Jangan menimbulkan rasa curiga panitia, karena kalau ketahuan kamu membawa sesuatu di ruangan ujian, kamu bisa dikeluarkan dan dinyatakan GUGUR.

Tips :

Garamin sarankan kamu membawa tas ransel sehingga barang-barangmu ( dompet,kunci kendaraan,kunci rumah,jam tangan, perhiasan termasuk cincin nikah, ikat pinggang, dan Smartphone) bisa kamu masukkan ke dalam tas ranselmu. Karena kalau kamu tidak bawa tas ransel, maka barang-barangmu hanya akan ditaruh ke dalam plastik yang disediakan oleh panitia, sehingga resiko kehilangan pun akan besar. 

Jangan lupa bawa masker cadangan, kalau mau pakai faceshield juga dipersilahkan. Pakailah kemeja putih lengan panjang. Dan jangan lupa asupan gizi sebelum berangkat ke lokasi tes karena durasi tes mulai dari mengisi daftar hadir sampai masuk ruangan bisa berlangsung 1- 1,5 jam.


Penulis : Galih Satria Hutama

Editor : Garamin