Alasan turnover karyawan tinggi

Apa yang menyebabkan turnover karyawan tinggi

Cara menangani sebuah konflik karyawan

Bagaimana cara menangani sebuah konflik karyawan yang muncul di perusahaan?

Mengenal Leaderless Group Discussion

Apa itu Leaderless Group Discussion? Yuk kenali lebih dekat

Apa itu Personality Mirroring?

Apa sih yang dimaksud Personality Mirorring? Yuk kenali lebih dekat

5 fakta tentang CPNS

Berikut ini 5 fakta tentang CPNS, yuk simak

Promotional GaraMedia>>> Rumah dikontrakkan di perumahan mutiara residence no c5. Bantul, info lebih lanjut : 081802732747 (Mbak Lucky)** STIE NUSA MEGARKENCANA YOGYAKARTA membuka pendaftaran mahasiswa baru secara online : http//bit.ly/pmbstienus Program studi pilihan Akuntansi dan Manajemen sudah terakreditasi "B" Prodi maupun Institusi, alamat kampus JL. AM.Sangaji no 49-51 Yogyakarta ** Bingung olah data buat skripsi? Langsung aja cuss ke Bengkel olah data,info lebih lanjut hubungi : 08174100387 ** Mau iklanmu dimuat di GaraMedia? Email aja ke garamediaindonesia@gmail.com ** Harga promosi : Iklan Baris :Rp 20.000/bulan, Iklan Banner: Rp 50.000/Bulan**
Link Banner

Penyebab gagal administrasi pada tes CPNS


Pendaftaran CPNS tahun 2021 telah dibuka, menurut Garamin tahun ini minat pendaftatan akan mengalami peningkatan mengingat pandemi virus Covid-19 yang terus menghajar ekonomi Indonesia yang berakibat beberapa perusahaan melakukan perampingan SDM.

Nah, berdasarkan pengalamanku ketika ikut seleksi CPNS tahun lalu hampir 5% dari total peserta pada tahun kemarin yang gagal pada seleksi administrasi.

Berikut ini adalah beberapa penyebab gagal administrasi pada tes seleksi CPNS.

1. Perbedaan nama

Pertama yang sering menyebabkan peserta gagal dalam seleksi adminsitrasi dikarenakan perbedaan nama yang tertera dalam e-ktp dengan ijasah maupun Akta kelahiran. Oleh sebab itu, mohon dicek kembali nama yang benar mengacu pada akta kelahiran. Kalau terdapat perbedaan, kamu bisa merevisi kesalahan nama dalam KTP ke Dinas Catatan dan Kependudukan Sipil setempat.

2. Perbedaan Tanggal lahir

Kemudian perbedaan tanggal lahir akibat mungkin kesalahan pencatatan sipil. Untuk mengatasinya, kamu bisa memperbaikinya ke Dinas Catatan dan Kependudukan Sipil setempat.

3. Akreditasi kampus yang tidak sesuai syarat

Ada lagi yang banyak gagal administrasi karena akreditasi kampus berbeda dengan syarat yang dikeluarkan instansi. Misalkan Akreditasi kampusmu C ternyata yang disyaratkan oleh instansi adalah B. Jadi, secara otomatis kamu akan mengalami kegagalan administrasi.

4. Akreditasi kampus yang sudah habis

Seperti diketahui bahwa akreditasi kampus hanya berjangka 5 tahun saja kemudian akan diperpanjang oleh kampus kembali. Nah, banyak kasus peserta gagal administrasi dikarenakan ternyata akreditasi kampus yang ternyata telah habis atau dalam fase pengajuan akreditasi kembali pada saat ijasah dikeluarkan. Sebab itu, sebelum kamu mengupload dokumen ada baiknya cek dulu masa akreditasi kampus. Coba tanyakan ke kampus terkait masa akreditasinya.

5. Perbedaan jurusan dengan persyaratan administrasi

Selanjutnya, hal yang sering menyebabkan kegagalan administrasi adalah perbedaan jurusan antara jurusan yang kamu ambil pada waktu kuliah dengan persyaratan administrasi yang ditetapkan oleh institusi yang kamu lamar. Untuk mencegah agar hal-hal berikut ini terjadi ke kamu, kamu bisa tanyakan ke helpdesk dari instansi yang akan kamu lamar dahulu atau bisa tanya BKN sebelum kamu melamar.

6. Pas foto dan swafoto

Hal ini mungkin terbilang remeh, tapi bisa fatal. Yap, ketika mendaftar di situs SSCN, kamu diminta untuk mengupload pas foto dan swafoto. Ingat, yang diminta adalah pas foto dengan background warna merah dan juga swafoto dengan memegang e-ktp dan bukti pendaftaran.

Mungkin aku hanya bisa memberikan 6 penyebab gagal administrasi meskipun masih banyak faktor yang bikin kamu gagal administrasi pada tes seleksi CPNS. Intinya, kamu wajib mencermati persyaratan dari instansi, persyaratan dari BKN, baca dengan baik dan teliti, hati-hati dalam melakukan upload dokumen, dan jangan keburu-buru. Semoga kamu yang baca artikel ini lolos seleksi CPNS yah


Kontributor
Galih Satria Hutama
CPNS 2019 instansi Sekjen Komisi Pemilihan Umum



 

CPNS KPU se-Kalimantan Tengah mulai latsar CPNS 2021


Sebanyak 24 CPNS kpu se- kalteng mulai memasuki masa prajabatan berupa latsar atau pelatihan dasar on campus bagi CPNS secara daring. Hal ini dikarenakan masih berlangsungnya masa PPKM yang ditetapkan oleh pemerintah pusat sehingga latsar cpns tahun ini dilaksanakan secara blending atau metode pelatihan campuran antara daring dan tatap muka yang telah ditetapkan oleh LAN RI (Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia) dan berlangsung selama kurang lebih 90 hari (3 bulan).


Untuk CPNS KPU sendiri terdiri dari 2 gelombang, gelombang pertama untuk CPNS golongan 3 yang berjumlah 20 orang, gelombang 2 untuk CPNS golongan 2. Sedangkan 1 cpns sudah mengikuti latsar sebelumnya dikarenakan akan melahirkan.


Menurut jadwal, latsar on campus secara daring ini akan berlangsung selama 30 hari. Setelah itu, Cpns akan kembali off campus dan bekerja seperti biasa di satuan kerja masing-masing untuk masa aktualisasi, dimana pada masa aktualisasi ini CPNS diwajibkan membuat makalah yang nantinya akan dipresentasikan secara langsung didepan widyaiswara. Kemudian, cpns akan dikumpulkan di balai pengembangan sdm provinsi kalteng di Kota Palangka Raya untuk presentasi sekaligus penutupan masa latsar cpns 2021 ini.


Menurut Danny Adityo, CPNS KPU Lamandau, latsar tahun ini merupakan latsar pertama kali diadakan secara daring, walaupun dilakukan secara daring, kami tetap mengikuti dengan keseriusan agar bisa lulus dan dilantik menjadi PNS sepenuhnya.

Danny Adityo CPNS KPU Kabupaten Lamandau mengikuti latsar secara online

Senada dengan Danny, Fauji Rahman Kasubag Umum KPU Kabupaten Lamandau mengapresiasi terobosan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia ( LAN RI) yang merancang latsar dengan metode blending learning ( campuran antara daring dan tatap muka) di tengah masih merebaknya pandemi virus Covid-19 di Indonesia. Fauji Rahman juga mengapresiasi bagian SDM dan Organisasi KPU Provinsi Kalimantan Tengah yang telah memperjuangkan para CPNS KPU se- Kalimantan Tengah ini agar mengikuti Latsar pada gelombang awal mengingat di Kalimantan Tengah ini pada tahun 2021 terdapat kurang lebih 1000 CPNS yang juga wajib mengikuti Latsar CPNS agar bisa menjadi PNS ketika dinyatakan lulus.

Sekedar informasi, untuk menjadi PNS, para CPNS ini wajib mengikuti dan lulus Latihan Dasar ( Latsar). Pada masa CPNS, CPNS hanya diberikan gaji dan tunjangan kinerja sebesar 80% sesuai dengan golongan dan masa kerjanya. Agar dapat mendapatakan gaji dan tunjangan kinerja 100%, seorang CPNS harus lulus pada latihan dasar CPNS ( Latasar CPNS).



Kontributor : Galih Satria Hutama

Pentingnya Analisa Bahaya Pekerjaan di Tempat Kerja

Bahaya Pekerjaan

Setiap unit bisnis/Instansi/Perkantoran pastilah ingin karyawannya selalu dalam keadaan sehat ketika sedang bekerja dan tidak ingin karyawannya mengalami kecelakaan saat sedang bekerja. Untuk itu, karyawan perlu menganalisis potensi bahaya yang dapat timbul di dalam pekerjaannya.

Analisa tersebut bernama Job Hazard Analysis atau dalam bahasa Indonesia disebut Analisis Bahaya Pekerjaan. 

Analisa Bahaya Pekerjaan /Job Hazard analysis adalah salah satu tehnik dimana memusatkan  tugas-tugas dalam pekerjaan sebagai langkah untuk mengidentifikasi bahaya sebelum kecelakaan terjadi.Analisa bahaya pekerjaan  ini berfokus pada  hubungan antara pekerja, tugas, peralatan dan lingkungan tempat kerja. 

Idealnya setelah kamu mengidentifkasi bahaya yang tidak dapat kendalikan, kamu akan mengambil langkah mengeliminasi/menghilangkan atau mengurangi bahaya menjadi ke tingkat yang dapat diterima.

Karyawan dapat menggunakan temuan pada job hazard analysis untuk menghilangkan dan mencegah bahaya di tempat kerja.  Hal ini  untuk menurunkan angka kecelakaan dan penyakit akibat kerja yang efektif dalam metode kerja, mengurangi biaya kompensasi pekerja dan meningkatkan produktivitas pekerja.  Analisa bahaya pekerjaan juga dapat menjadi alat yang efektif dalam memberikan pengetahuan kepada karyawan baru  dalam melakukan perkerjaan yang aman.

Langkah –langkah di dalam melakukan analisis bahaya pekerjaan di tempat kerja:


1. Identifikasi bahaya di tempat kerja

Identifikasi bahaya di tempat kerja ini adalah langkah pertama bagi karyawan di dalam melakukan kerja. Prinsip kehati-hatian perlu dijaga pada saat karyawan melakukan pekerjaannya.

Contohnya : Karyawan yang berkarir di dunia Food and Beverage terutama mereka yang bekerja di bagian kitchen ( dapur) sebagai jurus masak ataupun chef   melakukan identifikasi bahaya yang dapat terjadi di dalam dapur. Bahaya yang berpotensi terjadi di kitchen  adalah kebakaran.

Selain kebakaran,bahaya lain yang dapat timbul adalah tergoresnya/terlukanya anggota tubuh akibat kurang kehati-hatian dalam menggunakan alat-alat dapur atau kecelakaan saat memotong bahan.


2. Membuat Daftar pekerjaan, menetapkan prioritas dan tingkat untuk pekerjaan yang berbahaya

Setiap pekerjaan pastilah memiliki resiko akan bahaya. Untuk itu Supervisor maupun Manager ataupun pimpinan di atasnya harus memahami pekerjaan staffnya sehingga dapat membuat langkah-langkah untuk mengurangi dan meminimalisir terjadinya kecelakaan yang timbul akibat melakukan sebuah pekerjaan,sehingga staff akan merasa aman disaat melakukan pekerjaannya.


 3. Menguraikan langkah-langkah atau tugas, 

Setiap pekerjaan dapat diuraikan menjadi tugas pekerjaan atau langkah .Uraian langkah-langkah ini sering disebut dengan SOP atau Standar Operational Prosedur.

SOP inilah yang akan diacu oleh karyawan pada saat bekerja. Pembuatan SOP ini dibuat untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja.


4. Melakukan review/tinjauan pekerjaan

Jika terdapat pekerjaan yang menimbulkan bahaya bagi kehidupan atau kesehatan karyawan, dapat segera mengambil tindakan yang diperlukan untuk melindungi karyawan tersebut. Job Hazard Analysis ini menjadi efektif apabila pihak Top manajemen menunjukan komitmen pada keselamatan dan kesehatan kerja, sebaliknya manajemen akan kehilangkan kredibilitas serta pekerja akan kecewa kepada manajemen ketika kondisi atau pontensi bahaya tidak dikendalikan. 

Dengan adanya Analisis bahaya pekerjaan ini diharapkan angka kecelekaan kerja di tempat kerja mendekati angka 0 sehingga karyawan yang bekerja  akan merasa aman dan nyaman.


Penulis : Galih Satria